Oleh: andi | Februari 28, 2008

Front End-71

“Industri media telah memasuki fase yang menuntut pelakunya berprilaku profesional dengan tetap memperhatikan kebenaran fungsional yang berlaku. Tidak menerapkan cara-cara kerdil untuk menguasai pasar”

Ada kegilaan baru yang terjadi di meja redaksi Media Satu Group. Kali ini setiap senin dan selasa selama 2,5 bulan kami mengadakan semacam pelatihan bagi tim redaksi—ya macam SWOT-lah. Kegiatan ini dimoderatori oleh Gandrasta Bangko, Editorial Consultant TopGear yang mendapatkan tugas khusus meningkatkan performa redaksi.

Alhasil, ditengah kerja redaksi yang cukup padat, kami mulai membongkar lagi aneka literatur jurnalistik. Ini suasana baru yang menyenangkan. Setiap pertemuan kursi ruang diskusi selalu terisi. Bangko mengemasnya dengan santai, serius, dan besar. Banyak hal baru diserap berkaitan dengan aktifitas jurnalistik kontemporer.

Kenyataannya, sekarang kebutuhan akan informasi menjadi tidak terelakkan lagi. Persoalannya adalah bagaimana informasi itu disajikan dengan cara-cara profesional. Membuat berita itu hal mudah. Tapi yang sulit bagaimana mempertanggungjawabkan pemberitaan yang dibuat agar informasi itu tidak hangus di kotak rumor. Nah, pengalaman-pengalaman para jurnalis terdahulu jadi bagian yang harus kami ketahui, termasuk bagaimana sebuah berita bisa mendatangkan kegembiraan atau kedukaan.
Langkah ini juga dibarengi dengan pelatihan pada divisi marketing. Lagi-lagi, persaingan dilahan ini sangat keras. Bahkan, bisa sangat kejam. Di sinilah kami belajar bagaimana jadi tenaga marketing yang handal, bermartabat juga menyenangkan.

Kegiatan tersebut merupakan wujud dari resolusi yang kami tekadkan tahun ini. Kami sadar, industri media telah memasuki fase yang menuntut pelakunya berprilaku profesional dengan tetap memperhatikan kebenaran fungsional yang berlaku. Tidak menerapkan cara-cara kerdil untuk menguasai pasar. Well, semua itu butuh kebesaran hati untuk mau berkompetisi.

Edisi ini, Livina menjadi bintang. Bukan lantaran fotonya terpampang di cover tapi lebih pada “kenakalannya” untuk mematahkan dominasi Yaris dan Jazz. Saking seriusnya, prinsipal Nissan mengutus Thierry Viadieu, Corporate Vice President of Nissan Motor Co., Ltd. untuk membuka selubung Livina bersama President Director PT Nissan Motor Indonesia Norio Ota.

Lainnya, adalah laporan TopGear Awards 2007 yang dilakukan para polibiro TopGear di Jepang. Selama beberapa hari, gawean yang dipimpin Jeremy Clarkson ini menguji beberapa kandidat mobil terbaik 2007. Siapa yang menang? Buka terus halaman majalah ini dan bergembiralah karena kabarnya mobil terbaik itu akan segera mendarat di Indonesia.


Beri tanggapan

Your response:

Kategori